Banyak Tim 'Buka Puasa' Gelar Bareng Mourinho, Spurs Gimana?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 06 Jan 2021 21:25 WIB
Tottenhams manager Jose Mourinho gestures as his team won the EFL Cup semi-final soccer match between Tottenham Hotspur and Brentford at Tottenham Hotspur Stadium in London, England, Tuesday, Jan. 5, 2021. (Glyn Kirk/Pool via AP)
Jose Mourinho ahlinya mengakhiri puasa gelar tim yang dilatihnya (AP/Glyn Kirk)
London -

Jose Mourinho membawa Tottenham Hotspur melaju ke final Piala Liga Inggris. Bisakah The Lilywhites mengakhiri puasa gelar sedekade lebih bareng Mourinho?

Tottenham maju ke final domestik pertamanya sejak 2015 setelah mengalahkan tim Championship, Brentford, dengan skor 2-0. Bertanding di Stadion Tottenham Hotspur, Rabu (6/1/2021) dinihari WIB, Son Heung-min dan Moussa Sissoko mencetak gol di masing-masing babak.

Kini Tottenham tinggal menunggu pemenang partai Manchester United dan Manchester City Kamis dini hari WIB nanti di Old Trafford. Peluang untuk menyudahi puasa gelar 12 tahun pun terbuka lebar.

Bukan tanpa alasan karena Tottenham sedemikian rindunya akan trofi, setelah terakhir berjaya di Piala Liga Inggris 2008. Maka dengan adanya Mourinho, peluang Tottenham terbuka lebar.

Pasalnya, Mourinho dikenal bisa membawa tim yang diasuhnya menyudahi puasa panjang gelar. Bersama Chelsea di 2004, Mourinho membawa tim itu menjuarai Liga Inggris pertama kalinya dalam setengah abad.

Lalu, bersama Inter Milan, Mourinho meraih trofi Liga Champions pertama klub itu dalam kurun waktu lebih dari 40 tahun. Saat di Real Madrid, Mourinho memberikan trofi Copa del Rey pertama El Real setelah lebih dari satu dekade dan tentunya gelar LaLiga pada 2012, yang turut mengakhiri dominasi tiga tahun Barcelona.

Di periode keduanya memanajeri Chelsea, Mourinho juga memberikan trofi Premier League 2014/2015, pertama setelah bareng Carlo Ancelotti pada 2009/2010. Terakhir di Manchester United, Mourinho memberikan trofi Liga Europa pertama klub itu.

"Saya datang ke Inggris tahun 2004 dan saya ingat saat itu saya masih belajar untuk meraih trofi di sini. Saya selalu serius. Rahasianya cuma satu, selalu serius saja," ujar Jose Mourinho seperti dikutip Irish Times.

"Saya merasakan semangat itu di tim ini. Bukan soal mental juara sih - saya tidak ingin bilang bahwa kami begini, kami begitu. Saya hanya ingin bilang bahwa kami orang yang jujur dan sejak laga pertama lawan Chelsea serta kedua di Stoke, para pemain selalu serius. Itulah yang saya harapkan kami lakukan saat menghadapi Marine di Cosby hari Minggu," sambungnya.

(mrp/bay)