ADVERTISEMENT

Fans & Eks Pemain Chelsea Tolak Ricketts gegara Kasus Islamofobia

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 23 Mar 2022 16:00 WIB
LONDON, ENGLAND - JANUARY 24: Detailed view of the Chelsea club badge on the corner flag prior to The Emirates FA Cup Fourth Round match between Chelsea and Luton Town at Stamford Bridge on January 24, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Suporter dan eks pemain Chelsea tolak tawaran Keluarga Ricketts. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
Jakarta -

Keluarga Ricketts menjadi salah satu penawar serius Chelsea. Tapi gelombang penolakan datang dari eks pemain dan kelompok suporter The Blues.

Keluarga Ricketts telah mengajukan tawaran resmi untuk membeli Chelsea dari tangan Roman Abramovich. Klub London barat itu seperti diketahui dalam proses dijual karena Abramovich disanksi pemerintah Inggris, akibat hubungannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Keluarga Ricketts merupakan pemilik tim Major League Baseball (MLB) Chicago Cubs. Mereka menunjukkan keseriusan dengan terbang ke London, salah satunya untuk berbicara dengan tokoh-tokoh suporter yang berpengaruh.

Mereka punya dukungan finansial yang besar karena bekerja sama dengan pengusaha Ken Griffin. Namun di linimasa justru terjadi gelombang penolakan dari para suporter Chelsea.

Muncul gerakan #NoToRicketts di Twitter, yang disebabkan kasus Islamofobia beberapa tahun lalu. Joe Ricketts, sang kepala keluarga, pada 2019 lalu diketahui menyebut kelompok muslim sebagai musuh dalam perbincangan di email.

"Para muslim secara alami merupakan musuh kami karena antagonisme yang mendalam dan bias mereka terhadap kelompok non-muslim," tulisnya dalam bocoran email yang beredar.

Joe Ricketts sendiri kemudian meminta maaf, selain itu juga menegaskan dirinya tak ambil bagian dalam upaya pembelian Chelsea. Sosok yang selama ini tampil dalam upaya pengambilalihan Chelsea memang Tom Ricketts, yang pada 2019 silam turut menyatakan bahwa sang ayah tak terlibat apapun termasuk di Chicago Cubs.

Meski demikian, kelompok suporter Chelsea tetap merasakan kekhawatiran, apalagi skuad mereka saat ini berisi sejumlah pemain muslim. Sebut saja N'Golo Kante, Hakim Ziyech, Malang Sarr, dan Antonio Ruediger.

Mantan pemain Chelsea Paul Canoville menyatakan dukungan terhadap Chelsea Supporters Trust dan mendorong penolakan terhadap tawaran keluarga Ricketts.

"Jadi saya sudah cukup banyak melihat dan mendengar. Saya mendukung Chelsea Supporters Trust dan menyatakan penolakan tegas terhadap penawaran Ricketts atas dasar anti rasialisme," cuitnya di Twitter.

Kelompok suporter Chelsea sendiri berharap bahwa pemilik baru, siapapun itu, harus berbagi nilai-nilai inklusif Chelsea dan basis penggemarnya yang beragam.

Selain keluarga Ricketts, penawar Chelsea yang lain adalah konsorsium Hansjorg Wyss, Todd Boehly, dan Jonathan Goldstein, lalu Nick Candy yang didukung investor Korea Selatan, juga Sir Martin Broughton dan Lord Coe, Grup Media Arab Saudi, dan Woody Johnson.

(raw/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT