Masukkan kata pencarian minimal 3 karakter
Searching.. Please Wait
    Pandit

    Dari Lewandumbski hingga Lewangoalski

    Aqwam F. Hanifan - detikSport
    KiriPrev 4 of 7 NextKanan
    AFP/Pierre-Philippe Marcou AFP/Pierre-Philippe Marcou
    Jakarta -

    Selama dua musim membela Lench Poznan, Lewandowski berhasil mencetak 41 gol. Tampilan impresifnya di Piala UEFA membuat banyak klub liga Inggris mengincarnya. Salah satunya adalah Blackburn Rovers. Pelatihnya kalah itu, Sam Allardyce, bahkan sudah sengaja datang ke Polandia guna menyaksikan Lewandowski berlaga secara langsung.

    Big Sam menjuluki Lewandowski dengan sebutan 'Rushie' karena ia merasa pemain tersebut adalah Ian Rush dalam versi Polandia. Ia yakin, Lewandowski pasti akan menerima pinangannya. Bermain di klub Premiere League adalah sebuah impian dan kesempatan sebagai batu loncatan untuk lebih dikenal dunia luas.

    Niat Allardyce ternyata tak bertepuk sebelah tangan. Lewandowski tertarik menerima pinangan Blackburn untuk membawanya ke Ewood Park di musim panas 2010. "Robert menegaskan ia tertarik karena dia selalu membayangkan mencoba keberuntungan di sepakbola Inggris," ucap rekan terdekat Lewandowski kepada The Sun.

    Untuk menggaet Lewandowski, Lench Poznan mematok harga 4,5 juta poundsterling bagi siapapun klub yang ingin memakai jasanya. Dengan bersusah payah Blackburn menggalang dana untuk mewujudkan target itu.  Kesepakatan pun hampir terjadi. Lewandowski diundang datang ke Inggris untuk menandatangani kesepakatan itu.

    Sayang beribu sayang, Gunung Eyjafjallajokull di Islandia meletus sangat dasyat. Imbasnya Eropa lumpuh total dan ribuan jadwal penerbangan dibatalkan akibat asap letusan yang menghalangi jarak pandang pesawat. "Jadi, Sam mengundangnya, penerbangannya sudah dipesan dan semua pihak berharap kesepakatan bisa dilakukan. Tapi kemudian karena awan abu penerbangan harus dibatalkan," kata orang terdekat Lewandowski.

    "Saya tahu bahwa Sam sangat kecewa dan Blackburn gagal menggaetnya, tetapi toh Robert juga merasakan hal yang sama. Kendati pernah gagal, ia tetap memiliki ambisi untuk bermain di Inggris," lanjutnya.

    Jika melihat Lewandowski bermain berkostum Dormund, Allardyce yang saat ini melatih West Ham United selalu teringat kejadian buruk dalam hidupnya itu. "Ya, ya, ya! Saya berpikir tentang kesialan saya setiap kali saya melihatnya bermain," keluh orang ini.

    (rin/a2s)
    KiriPrev 4 of 7 NextKanan
    Kontak Informasi Detikcom
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Media Partner: promosi[at]detik.com
    Iklan: sales[at]detik.com
    More About the Game