sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 24 Okt 2020 08:20 WIB

Mesut Oezil Dicoret Arsenal karena Dukungannya ke Uighur?

Bayu Baskoro - detikSport
WATFORD, ENGLAND - SEPTEMBER 15: Mesut Ozil of Arsenal reacts as he is substituted during the Premier League match between Watford FC and Arsenal FC at Vicarage Road on September 14, 2019 in Watford, United Kingdom. (Photo by Marc Atkins/Getty Images) Mesut Oezil dicoret dari daftar pemain Arsenal di Liga Inggris. (Foto: Marc Atkins/Getty Images)
London -

Mesut Oezil tersingkir dari skuad Arsenal musim ini. Gelandang 32 tahun itu dituding dicoret dari The Gunners lantaran dukungan politiknya ke Uighur. Benarkah?

Nama Oezil tidak dimasukkan ke dalam skuad Arsenal yang berlaga di Liga Inggris musim ini. Sebelumnya, pemain Jerman itu juga dicoret dari daftar pemain Meriam London yang bertarung di Liga Europa.

Pencoretan tersebut membuat Oezil dipastikan menganggur hingga awal tahun depan. Padahal, dia masih punya kontrak di Arsenal yang berlaku hingga musim panas 2021.

Berbagai spekulasi pun mencuat terkait alasan tersingkirnya Mesut Oezil di Arsenal. Tidak sedikit yang menduga hal tersebut sebagai konsekuensi politik pemain keturunan Turki tersebut dalam dukungannya ke Muslim Uighur.

Seperti diketahui, Oezil sempat bersuara pada Desember 2019 soal isu penempatan kaum Muslim Uighur ke kamp konsentrasi di Xinjiang, China. Pesepakbola Muslim itu dengan lantang meminta umat Islam sedunia bersolidaritas mengangkat masalah tersebut.

LONDON, ENGLAND - JANUARY 22: Mesut Ozil of Arsenal prays prior to the kick-off during the Premier League match between Arsenal and Burnley at the Emirates Stadium on January 22, 2017 in London, England.  (Photo by Julian Finney/Getty Images)Mesut Oezil sempat memicu kontroversi lantaran suara vokalnya atas isu Muslim Uighur di China pada akhir tahun lalu. (Foto: Getty Images/Julian Finney)

"[Di China] Quran dibakar, masjid ditutup, sekolah Islam, madrasah dilarang, cendekiawan agama satu per satu dibunuh. Terlepas dari semua itu, Muslim tetap diam. Suara mereka tak terdengar," begitu bunyi tulisan dalam unggahan Oezil di Instagram.

Komentar Mesut Oezil itu langsung dibantah pihak negeri China, yang menilai eks bintang Real Madrid tersebut termakan berita palsu sebelum bersuara di media sosial. Ada pun Arsenal menegaskan bahwa sikap pemainnya itu tidak mencerminkan pandangan klub.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com