Newcastle Dibeli Pangeran Arab Saudi Bikin Liverpool-MU Keki

Tim detikcom - Sepakbola
Sabtu, 09 Okt 2021 19:30 WIB
NEWCASTLE UPON TYNE, ENGLAND - DECEMBER 09: Fans are seen arriving prior to he Premier League match between Newcastle United and Leicester City at St. James Park on December 9, 2017 in Newcastle upon Tyne, England.  (Photo by Jan Kruger/Getty Images)
Foto: Jan Kruger/Getty Images

Sehubungan dengan hal HAM, Hatice Cengiz yang merupakan tunangan mendiang Jamal Khashoggi sudah ikut melontarkan kecaman. Akuisisi ini dinilainya sebagai aib.

Tudingan dari Hatice Cengiz ini juga tak lepas dari perkara HAM. Secara khusus, menyoal kematian jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi, pada 2018. Pangeran Arab Mohammed bin Salman diduga terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Hal itulah yang membuat Hatice Cengiz tak habis pikir dengan Newcastle, dan fansnya, yang mau saja menerima akuisisi ini dengan tangan terbuka.

(FILES) In this file photograph taken on July 3, 2020, Hatice Cengiz, the fiancee of slain journalist Jamal Khashoggi, speaks to the press as she leaves the courthouse in Istanbul, after attending the trial of 20 Saudi suspects including two former aides to Crown Prince Mohammed bin Salman, accused of killing and dismembering her fiancee in 2018. - The Turkish fiancee of slain Saudi journalist Jamal Khashoggi said on March 1, 2021, that Saudi crown prince Mohammed bin Salman should be Hatice Cengiz, tunangan mendiang Jamal Khashoggi. Foto: AFP/OZAN KOSE

"Ini benar-benar memalukan bagi Newcastle dan untuk sepak bola Inggris," demikian petikan pernyataan Hatice Cengiz.

Klub-klub papan atas Liga Inggris pun kabarnya risau dengan kehadiran Arab Saudi, lewat PIF, di Newcastle United. Paling tidak ada empat klub yang menurut laporan tidak senang dengan hal tersebut.

Merujuk pada pemberitaan Daily Mail, ada Liverpool, Manchester United, Arsenal, dan Tottenham Hotspur yang sudah meminta rapat dengan otoritas Premier League untuk membahas kepemilikan baru Newcastle United.

Agenda utama dari kelima klub top itu kabarnya adalah agar pihak Arab Saudi ditolak masuk ke Liga Inggris. Tottenham Hotspur juga dikabarkan siap menjadi pelobi ke Premier League.

[Berikutnya: Siap-siap menyaksikan transformasi]