ADVERTISEMENT

Carrick's At The Wheel... Jangan Kelamaan atau Cocok Dilanjutkan?

Kris Fathoni W - Sepakbola
Rabu, 24 Nov 2021 19:22 WIB
Manchester Uniteds caretaker manager Michael Carrick celebrates after his team won 2-0 at the end of a Group F Champions League soccer match between Villarreal and Manchester United at the Ceramica stadium in Villarreal, Spain, Tuesday, Nov. 23, 2021. (AP Photo/Alberto Saiz)
Foto: AP/Alberto Saiz

Paul Scholes, Rio Ferdinand, dan Owen Hargreaves, yang dikutip Daily Mail, memiliki penilaian masing-masing terhadap performa MU-nya Carrick ini.

Polesan Carrick di laga pertamanya sebagai caretaker sendiri sudah memunculkan kelakar dari pundit Sky Sports mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher. Memakai kalimat yang pernah digunakan Ferdinand soal Ole, Carra secara satire menilai Carrick's at the wheel layak dapat kontrak permanen.

Rio Ferdinand sendiri rupanya kini tidak seyakin dengan Ole dulu. Carrick dianggapnya masih kalah kelas dibandingkan nama-nama manajer lain yang dihubungkan dengan MU.

"Aku pikir mereka takkan memberikannya ke Michael. Satu hal yang pasti, mereka secara aktif mencari sosok interim sampai musim berakhir, kemudian mereka akan mencari sosok lain di akhir musim."

"Ada kandidat seperti Laurent Blanc; seseorang yang tidak lowong sepenuhnya. Seseorang seperti [Mauricio] Pochettino jika ia sudah lowong... ada gosip ia mau ke Man United dan kini bergantung pada PSG."

Hal serupa dikatakan oleh Scholes. Ia menyoroti masalah pengalaman Carrick yang masih minim.

"Menurutku tidak (akan lanjut), tapi entahlah? Setelah Chelsea (di akhir pekan) ada rangkaian 10 laga yang berpeluang untuk dimenangkan," ucap Scholes.

"(Tapi) Ini Man United. Harus ada yang terbaik. Michael Carrick? Begini, ia adalah seorang pelatih. Ia baru punya satu laga sebagai manajer."

"Belum ada pengalaman. Tidak bisa (diserahkan kepadanya). Jujur, walaupun aku sangat menyukainya, jangan. MU butuh yang terbaik."

Sementara Owen Hargreaves justru punya pendapat sedikit berbeda, dengan menyinggung laga-laga MU berikutnya sebagaimana yang dilakukan Scholes.

"Tentu saja semua bisa berubah (dengan hasil) lawan Chelsea, tapi (bisa jadi lanjut) jika Michael mampu mendapatkan hasil lagi," ujar Hargreaves.

"Kalau ia bisa menang seperti Ole (di awal saat jadi interim), ketika ia tidak diperhitungkan ditunjuk secara permanen tapi mampu meraih hasil-hasil bagus. Jika Michael bisa clean sheet dan naik di papan klasemen, mereka pasti harus mempertimbangkan dirinya."

Menurut detikers bagaimana?


(krs/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT