Awan Kelabu MU

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 27 Okt 2021 19:45 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 24: Cristiano Ronaldo of Manchester United reacts after their side concedes a third goal scored by Mohamed Salah of Liverpool (not pictured) during the Premier League match between Manchester United and Liverpool at Old Trafford on October 24, 2021 in Manchester, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Manchester United lagi dalam masa suram (Getty Images)

Cristiano Ronaldo jadi sorotan besar di bursa transfer kemarin. Dirinya memutuskan pulang kampung, kembali ke Manchester United!

Ronaldo kembali pulang ke Old Trafford yang dulu pernah bermain pada periode 2003-2009. MU membelinya dari Juventus, dengan harga 15 juta Euro atau setara Rp 245 miliar.

Walau harga Ronaldo murah, karena usianya sudah senja (36 tahun), nyatanya CR7 tetaplah pemain kelas atas. Oleh sebab itu, MU memberinya gaji selangit dan menjadikan Ronaldo sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Manchester United; 25 juta Pounds atau setara Rp 481 miliar per tahun!

Cristiano Ronaldo punya banyak kisah manis bersama Manchester United dulu. Ronaldo mampu mempersembahkan tiga titel juara Liga Inggris, sekali Piala FA, dua kali Piala Liga Inggris, dan sekali juara Liga Champions.

Ronaldo juga pernah jadi top skor Liga Inggris, menyabet pemain muda terbaik dan pemain terbaik Premier League, plus meraih Ballon d'Or di musim terakhirnya.

MANCHESTER, ENGLAND - MAY 16:  Cristiano Ronaldo of Manchester United celebrates winning the Barclays Premier League trophy with his mother, Dolores Aveiro after the Barclays Premier League match between Manchester United and Arsenal at Old Trafford on May 16, 2009 in Manchester, England.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)Ronaldo (tengah) dengan gelar Ballon d'Or pertamanya didapati kala berseragam MU (Getty Images)

Kisah manis Cristiano Ronaldo sempat berlanjut di awal kedatangannya ke Manchester United pada periode kedua ini. Ronaldo bikin tiga gol dari dua laga awal di Liga Inggris, menjanjikan bukan?

Sayangnya, Ronaldo kemudian malah melempem. Dirinya tidak mampu bikin gol di empat laga terakhir!

Celakanya lagi, Ronaldo cuma bikin dua shots on target di empat laga terakhirnya itu. Segudang pertanyaan muncul, apakah Ronaldo kelelahan, apakah pasokan bola dari para pelayannya kurang matang, atau apakah strategi MU mulai terbaca lawan?

MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 02: Jadon Sancho and Cristiano Ronaldo of Manchester United wait to take to the field as substitutes during the Premier League match between Manchester United and Everton at Old Trafford on October 02, 2021 in Manchester, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)Ronaldo lagi melempem (Getty Images/Michael Regan)

Cristiano Ronaldo terus dipercaya mengisi pos penyerang tengah. Tugasnya lebih banyak jadi finisher, tidak lagi menyisir dari garis pinggir kotak penalti.

Ronaldo pun bak menghilang... ke mana, ya?

(Halaman selanjutnya, Ole Out!)